Meskipun tergolong karya lama, tapi live action adaptasi manga hits Bakuman ternyata tetap dinanti, sampai dapat dibilang sukses di pasaran dengan 1 juta tiket terjual dalam waktu 1 bulan!
Terhitung sampai tanggal 25 Oktober lalu, Bakuman berhasil meraup 1,3 milyar Yen. Film itu juga senantiasa bertahan dalam 5 besar box office Jepang hingga minggu keempat.
Diputar di 325 bioskop di Jepang sejak 3 Oktober lalu, Bakuman berhasil didatangi lebih dari 180 ribu pengunjung dengan pendapatan lebih dari 251 juta yen dan menempati puncak tanggal box office Jepang. 2 kali lipatnya masuk di minggu kedua, dan di minggu ketiga berhasil menembus angka 1 milyar yen.
Microsoft sepertinya sedang menggoda pengguna Android, dengan meluncurkan beberapa aplikasi di Play Store. Setelah sebelumnya meluncurkan aplikasi Next dan Torque, kini Microsoft Garage kembali menggulirkan aplikasi serupa, yakni Arrow Launcher.
Arrow Launcher (Kredit: Play Store)
Seperti yang tertera pada diskripsi aplikasi tersebut, Arrow Launcher merupakan peluncur aplikasi yang didesain dengan konsep sederhana dan merupakan launcher Android yang personal, karena menggabungkan kemudahan mengakses aplikasi serta tetap memudahkan terhubung dengan orang-orang terdekat. Secara tampilan, launcher ini juga mirip dengan tampilan antarmuka khas iOS namun navigasinya mirip dengan Windows Phone.
Menariknya, launcher ini juga memiliki kemampuan memepelajari kebiasaan pengguna, seperti aplikasi apa saja yang sering digunakan, serta siapa saja orang sering Anda hubungi dari daftar kontak. Pada dasarnya, aplikasi ini hanya mengatur frekuensi penggunaan aplikasi yang sering diakses, kemudian meletakannya pada daftar favorit, serta mengurutkan orang-orang yang intens berhubungan dengan Anda serta menampilkan informasi terbaru, seperti unduhan, hingga panggilan tak terjawab dan lain-lain.
Sedangkan untuk kustomisasi pada Arrow Launcher juga beragam, mulai dari pilihan halaman utama, widget, dock, wallpaper, Bing, hingga dukungan paket icon dari penyedia pihak ketiga. Launcher ini juga diklaim memiliki efisiensi dari segi memori maupun daya, jadi tetap ringan dan lancar serta tidak menguras penggunaan baterai.
Saat ini aplikasi Arrow Launcher telah tersedia di Google Play Store, dan bagi Anda yang ingin segera mencoba aplikasi ini bisa langsung mengikuti link berikut.
Kebanyakan smartphone keluaran terbaru sekarang ini mayoritas mengusung layar sentuh berukuran besar. Cahaya yang dipancarkan layar smartphone kita disebut blue light. Kebannyakan dari kita menyepelekan atas tingkat kecerahan pada layar samrtphone kita, dan hal tersebut dapat menimbulkan suatu masalah.
(Kredit: Phoneradar)
Seperti yang dilansir dari Ubergizmo, Minggu (01/11/2015), kini ada kekhawatiran yang muncul atas kontak langsung dengan layar smartphone yang memancarkan blue light dengan waktu yang intens, terutama pada malam hari karena kini telah ditemukan gejala bahwa hal tersebut dapat memicu gangguan tidur yang tidak berkualitas.
(Kredit: Phoneradar)
Untuk mengatasi kekhawatiran tersebut, kini Philips memiliki jawaban atas masalah tersebut. Perusahaan yang berbasis di Belanda itu baru-baru ini telah meluncurkan dua smartphone terbaru mereka di negara Tiongkok. Kedua smartphone tersebut bernama Sapphire S616 dan Sapphire Life V787. Keunggulan dari kedua smartphone ini adalah teknologi “SoftBlue” yang diklaim lebih ramah dimata.
Teknologi SoftBlue yang ada pada smartphone terbaru dari Philips tersebut mengurangi intensitas blue light hingga 86% yang menjadikan mata Anda tidak akan mudah lelah meski memandangi layar ponsel cukup lama. Berbeda dengan kebanyakan smartphone lain yang memancarkan blue light, sehingga mata Anda mudah sekali lelah saat kontak langsung dengan layar smartphone.
(Kredit: Phoneradar)
Sedangkan untuk spesifikasinya, Shappire S616 mengusung layar seluas 5,5 inci beresolusi Full HD 1920×1080 piksel. Sedangkan untuk dapur pacunya, ditenagai oleh chipset MediaTek MT6753 yang memiliki CPU octa-core dan GPU Mali-T720. Selain itu, smartphone ini juga telah dibekali dengan RAM sebesar 2GB serta penyimpanan internal sebesar 16GB yang masih dapat diperluas menggunakan micro SD hingga 128GB. Sektor fotografi dipercayakan dengan kamera utama 13MP dan kamera depan 5MP. Smartphone ini telah menjalankan Android Lollipop 5.1 yang sudah mendukung 4G dan memiliki baterai 3.000mAh.
Sementara spesifikasi Philips Sapphire Life V787 sebagian besar sama dengan Shapire S616, yang membedakan hanya layar yang lebih kecil, yakni 5 inci beresolusi Full HD serta memiliki kerapatan hingga 441ppi serta kamera utama 13 MP yang telah dilengkapi dengan autofocus phase detection. Selain itu, kapasitas baterai smartphone ini juga terbilang jumbo, yakni 5.000mAh yang dapat memberikan waktu bicara hingga 48 jam dalam satu kali pengisian.
Kedua smarphone yang telah diluncurkan di Tiongkok tersebut direncanakan mulai dijual pada pertengahan bulan November ini. Sedangkan untuk harga, belum diketahui bocoran infromasinya.